Kenangan adalah usia kedua dari seorang manusia...

Minggu, 11 September 2011

Voice / Voice of The Death (2009)

Eps: 11











Cast:
Eita as Kaji Daiki
Ikuta Toma as Ishimatsu Ryosuke
Ishihara Satomi as Kuboaki Kanako
Endo Yuya as Kirihata Teppei
Sato Tomohito as Hanei Akira










              Tiap kematian punya ceritanya sendiri yang terkadang tidak bisa dipahami oleh orang-orang di sekitarnya dan meninggalkan tanda tanya besar bagi keluarga yang ditinggalkan. Nah, tugas para dokter forensiklah yang harus mendengar Voice of the death tersebut.
Masing-masing episode beda kasus. Inti ceritanya adalah bagaimana 5 orang dokter trainee ini mengungkap pesan terakhir si mayat sebelum meninggal. Huuuu, dan di setiap ending cerita selalu menyentuh (sampai mewek bahkan). Bagus. Bagus banget.





Dapat dorama ini dari temanku secara tidak sengaja. Dia bilang ceritanya membosankan dan standar. Tapi tetep juga kuminta. Ngga peduli ceritanya standar atau gimanapun, yang penting kan dorama ini masuk dalam list pencarianku. Hehe…
Tapi setelah nonton….
Episode 2, 3,4 nangis (entah memang sedih atau akunya yang sensi). Ceritanya sama sekali ngga standar menurutku. Bagus. Dan menyentuh. Dan menyenangkan :D

TAPIIIII (numpang curcol bentar). Temenku kan bilang ceritanya membosankan makanya dia donlotnya ngga lengkap gitu. Untung episode 10 nya ada. Penting itu. Sayang sekali episode 4 hanya beberapa menit. Padahal baru di awal udah sukses bikin meneteskan air mata. Air mata semakin menetes saat tiba-tiba filmnya berhenti. Haha… *canda.Cumatereakngamukdoangkok

 

Yang jadi pemeran Aki waktu kecil. Aihhh, sempat tertipu. Udah girang ternyata salah. Kirain Kawashima Umika, ternyata bukan. Mirip sih.
 Suka sama anak kecil yang ada di episode 5. Lucuuuu.....




Si Eita agak lebay deh kalau lagi mikir, ampe bercahaya gitu. Tapi sifatnya yang selalu bertanya “doushite? doushite? doushite?” Untuk hal-hal kecil benar-benar menarik. Sifatnya yang kritis itu mencerminkan kalau dia cerdas.

Dan Toma…aih, tidak perlu penjelasan terlalu banyak. One word: SAIKO. Cocok dengan baju dokternya. Ssstt...dan lebih fit drpd bajunya Pi di Code Blue. Haha..*abaikan
 

Gokusen Season 1 (2002)

12 episode+ SP (aku ga punya SP nya T_T)











Cast:
 Nakama Yukie as Yamaguchi Kumiko (Math Teacher/Class 3D adviser)
Matsumoto Jun as Sawada Shin 
Shun Oguri as Haruhiko Uchiyama  
Hiroki Narimiya as Takeshi Noda  
Yuma Ishigaki as Youichi Minami 
Waki Tomohiro as Kumai Teruo
 








Sebagai salah satu siswa 3-D ada Kenichi Matsuyama juga. Tapi jaman segitu mah dia belum jadi apa-apa. Ngga taunya sekarang…huh… (nada sirik)
Menceritakan tentang seorang guru yang sebenarnya adalah keturunan Yakuza. Tapi demi menjadi seorang pengajar yang memang sudah menjadi cita-citanya sejak dulu, dia menyembunyikan identitasnya sebagai pewaris keluarga Yakuza. Problem di setiap episodenya akan berbeda-beda. Inti ceritanya adalah bagaimana si Yamaguchi sensei ini menyisipkan nilai-nilai moral dalam menyelesaikan masalah-masalah yang menyangkut siswa binaannya. Siswa binaannya adalah kelas 3-D. Kelas yang berisi anak-anak "buangan". Nakal, ganas, buas, malas. Begitu kira-kira. 
Yamaguchi ini punya sifat yang periang, konyol, dan terkadang kekanak-kanakan. Sifat-sifat seperti itulah yang menjadi sisipan humor di dorama ini.
Thanks to this dorama. Berkat dorama ini hatiku totally back to Japan. Udah ngga kecanthol Korea lagi. Dan sepenuhnya benar-benar sudah kembali. Hehe…Arashi Arashi for dream. *abaikan
Aku mau nonton Season 3!!! Season 2 nya ngga usah ngga papa. Haha…. Alasannya? Mau liat acting Miura Haruma dong. Apalagi?
Review lengkapnya liat sendiri di DramaWiki atau Wikipedia aja ya. Hehe…aku disini nyeritain dari sudut pandangku saja.
Ehm….oke…
Mulai dari Cast, Sebagai main cast, si Yamaguchi sensei lumayan lah (ngga terlalu memperhatikan soalnya). Ga kebayang aja kalau bener-bener ada guru sekukuh sekaligus sekonyol dia. Haha… Paling suka sama gayanya waktu bilang Fight oh, oh! Jadi kebawa di dunia nyata nih.
Cast selanjutnya, 5 orang siswa kelas 3-D.
1.       Sun Oguri . Jauh lebih suka disini daripada dia di Hanakimi. Kalau di Hanakimi dia kalau senyum agak menyeramkan. (itu kenyataan. Dia lebih baik mingkem). Apalagi model perannya yang sok yes gitu. APALAGI ada Nakatsu yang auranya jauh lebih menarik perhatian. Hehe…gomen…
2.       Yuma. Haha, kesan dia sebagai leader Dorm 1 di Hanakimi tetap tak terkalahkan. “Beibehhhh!!!!”. Rada kaget aja liat dia muncul dengan rambut gondrongnya.
3.       Waki. Pertama ketemu dia di Maou. Ngga terlalu memperhatikan. Haha
4.       Narimiya Hiroki. :D :D :D Hehe….Nonton gokusen ni cukup menjadi penstabil setelah nonton Yankee kun to Megane Chan. Setelah melihat sosok kerennya Hiroki d Bloody Monday, terus habis gitu nonton Yankee kun bener-bener berasa dibanting (lebay). Tapi di gokusen ini lumayan lah untuk mengembalikan kesan imutnya (ya iyalah, dia umur berapa coba pas disini.)
5.       Shiiiiinnnn! Hehe
Oke, karena kau sudah berhasil mengembalikan hatiku ke Jepang, maka, kekejamanmu karena sudah menyuruh Toma keluar tengah malam dengan paksa kumaafkan (kejadian lebih detailnya mungkin hanya Toma ers yang tau). Hehe….
Arashi Arashi for dream…. *abaikan. Mmmm, Matsumoto Jun. Ini pertama kalinya aku menonton doramanya Jun.

Sempat tercengang waktu di ending episode 6 aku seperti melihat sekilas wajah Ichikawa Yui. Dan setelah menonton episode 7 ternyata memang dia (Ahhh, masih ngga yakin dia mantannya Toma). No problem, selama disini dia jadi sisternya Shin semuanya Fine.

Di dorama ini nanti masing-masing siswa (5 diatas tadi) akan dapat special episode tentang dirinya. Masing-masing akan punya kasusnya sendiri. Episode 1, 5 & 11 Kuma (banyak ya?), 2 Minami, 3 Uchi, 4 Noda, Dan 7 adalah episode favorit :) Ne~?





Sabtu, 10 September 2011

DUKUN (2U Akun)

 Dukun :)
 Dukun @Ragunan
Dukun bersama Pak Achwin (Akpem semester ganjil)
 Apa-apaan ini? -_-! termasuk gambar yang tabu. Ini bukan saatnya belajar, kawaannn!! ;D
 Dukun bersama Pak Mansyur (Pajak semester genap)
Ehehe, padahal saya sudah katam masalah perparkiran jalan umum lho Pak....
Dukun bersama Pak Isnanto (Lab semester genap). Tugas liburanku memenuhi syarat ngga ya? 1000 lebihnya cuma dikit. Main pas aja. hehe...
Dukun bersama Pak Mulia Ardi (Akuntansi Pajak semester genap). Jadi pengen wisata kuliner bersama *Inget Bondan Winarno

 Dukun bersama Pak Rosul (Keuangan Publik semester genap).
Semua sudah saya miliki, Pak :)
 Dukun bersama Pak Imam (Makro semester ganjil).
Paling suka dosen dengan cara ngajar model begini. hehe...
I love makro!!!!
 Kelompok satu @Ragunan....
Hei, lagunya itu Garuda di Dadaku, bukan SMASH!
 Dukun bersama Pak Tamrin (Pajak semester ganjil).
Jadi inget Deasy ;D
*Komen ya Des kalau baca
 Dukun bersama Pak Wawan (Inter semester ganjil)
Pak, Trio macannya sudah bersiap-siap tapi kok ngga ditunjuk? :D
Setengah kecewa setengah bahagia.
 Dukun bersama Pak Ramli (Cost semester ganjil & ManKeu semester genap)
Hoho, kenapa bapak meninggalkan kami sebelum mengoreksi UTS semester ganjil?!?!?!?!?!?
 Dukun @Ragunan

 Dukun punya SMASH :D
*bukan aku lho yang ngasih nama
Dukun bersama Pak Adrin (SIA semster ganjil). Hehe, hehe, hehe... *apadeh
Dukun bersama Pak Bendo (ManKeu semester genap). hehe, butuh hampir satu menit untuk bisa menemukan mana dosennya. *sekilas teringat tragedi cincin. Haha....kebodohan
Masih banyak foto yang ingin di aplot. Dan masih banyak hal yang ingin dilakukan bersama mereka.
Hehe....
DUKUN!!!!! BANZAIIII!!!!

Kamis, 08 September 2011

Wedding Dress (2009)














Cast:
Song Yoon Ah As Mom (Seo Go eun)
               Kim Hyang Gi As Daughter (Jang So Ra)
T_T
Baru kali ini nonton film bukan sekedar banjir air mata tapi bener-bener ampe bersuara. Sampe panik aku nutupin mulut sama hidung biar isakanku ngga kedengeran. Tapi sepertinya tak berguna. Haha…. Akhirnya yasudah lah, sekalian aja ku kerasin suara nangisku. Habisnya nyesek banget kalau ditahan.
Film ini sudah berminggu-minggu mengendap di laptopku. Entah kenapa aku belum tertarik untuk membukanya. Nah, tadi itu, rencananya aku mau refreshing sejenak setelah beberapa hari ini berkutat dengan acara-acara di rumah yang menguras tenaga. Tadi rencana awal mau refreshing dengan menyelam di salah satu forum Favoritku. Haha.. tapi ternyata internet lagi lemot, dan malah bikin ngga sabar nunggu pagenya kebuka. Daripada malah ngamuk-ngamuk ngga jelas akhirnya kuputuskan untuk buka-buka folder film aja.Ada beberapa dorama yang belum kutonton, tapi berhubung sebenernya mata ini udah capek mantengin laptop jadi aku memutuskan untuk memilih film saja. Dan pilihanku jatuh pada wedding dress ini.
Sebenarnya aku sudah tidak tertarik lagi dengan korea. Tp karena ada yang bilang film ini sedih sangat, dan berhubung aku jg suka banget film yang menguras air mata, akhirnya kutonton juga film ini. (Tapi hatiku teteap pada Nihon).
Di awal awal aku masih baik-baik saja. Lha kok makin ke belakang mulai, setets demi setets bergiliran meluncur. Udah mendekati bagian akhir, udah bukan menetes lagi, mengalir. Lha pas udah di akhir-akhir. Adoooooohhhhh, nangis nyesek!!!!
Itu segala macem yang ku pegang udah basah kuyup. Mulai dari guling, handuk, baju, ampe lantai kamar udah basah kemana-mana. Tanganku udah ribet nutupin mulut sama hidung soalnya suara nangisku kenceng banget. Hadoooohhh…. Udah gitu ada telfon, dan aku yang disuruh ngangkat. Beruntung cuma dari petugas Telkom, yaudah deh, suka-suka mbak nya mau ngomong apa, aku sibuk ngelap ingus dan suaranya ngga ragu lagi pasti kedengeran ampe seberang. PARAAAHHHH!!!
Kim Hyang Gi !!!!! Anak ini!!! Ini yang kedua kalinya dia membuatku banjir air mata. Setelah di Hearty Paws (2006), sekarang sekali lagi dia mencuri hatiku dengan acting nangisnya yang bener-bener mengundangku untuk sesak nafas ikutan nangis. Artis kelahiran 9 Agustus 2000 ini memerankan tokoh Sora dengan sangat sangat sangat baik. Ekspresinya dia saat berusaha nahan air mata biar ga nangis bener-bener favoritku banget. Actingnya kereeeen sangaaatttt!!!! (film yang di laptopku ngga bs dibuka di GOM. Jadi aku ga ngerti gmn cara nge-screen caps, maklum orang kampung).
Oke, selesai dengan curcolnya.
Film ini, bercerita tentang seorang wanita yang bekerja sebagai desainer wedding dress dan memiliki seorang anak perempuan bernama Sora. Suaminya sudah meninggal. Cerita mulai sedih saat ketauan kalau si ibu menderita kanker dan hampir meninggal.
Si sora ini orangnya Higienis banget. Dia paling ngga mau kalau makan atau minum dari bekas orang lain. “Dirty” dia bilang.
Kayaknya peralihan sesi menetes (air mata) ke sesi mengalir tu mulai dari adegan waktu Sora sama ibunya berantem gara-gara Sora bilang “I can live by myself without your help.” Terus habis gitu dia minta maaf terus bilang “I want to live with you until I turn gray”. Itu udah agak mengalir tuh kayaknya.
Nah kalau mulai banjirnya kayaknya mulai pas Sora jalan sama bibinya dan dia ternyata cukup cerdas untuk mengerti bahwa ibunya sedang sakit parah sampe akhirnya dia nanya ke bibinya “is mom going to die?” sambil mewek. Wehehe....itu sudah mulai banjir.
Terus besoknya Sora denger ibunya muntah-muntah di kamar mandi. Dia tau kalau ibunya itu muntah karena sakit tapi dia tetep berusaha tegar dan bilang “jangan makan terlalu banyak. dasar mommy pig.” Akhirnya dia nyisir rambutnya sendiri,dan berangkat sekolah sendiri  terus begitu keluar dari pintu rumah dia jalan sambil nangis.  Ya Allah….Anak ini....
Terus waktu Sora berantem sama anaknya bibinya yang jadinya akhirnya si Sora dimarahin ibunya. Pas waktu dia bilang ”You are all I have. I miss u already. Why do you keep trying say goodbye?” Kyaaahaaahhaaa....
Dan 10 menit terakhir adalah puncaknya. NANGIISSSS NYESEEEKKK!!!
 Liat wajah Sora yang mencoba tersenyum nahan air mata yang udah ngegantung. Mencoba meyakinkan dirinya bahwa ibunya hanya tertidur karena lelah semalaman menemaninya. Karena itulah dia melarang dokter masuk, karena kalau mereka masuk pasti mereka bakal tau kalau ibunya meninggal.
Ahhhh. Jeritannya Kim Hyang Gi waktu itu bener-bener menyayat. Anak satu ini bener-bener TOP kalau urusan nangis. Dahsyat.
Soal Wedding Dress nya sendiri cuma sedikit. Judulnya kurang mewakili inti ceritanya. Hehe (menurutku). Intinya si ibu itu bikinin Wedding Dress yang cantik banget khusus buat Sora kelak. Di ending filmnya nanti bakal ditunjukin Sora pakai gaun itu. 
Diceritain juga gimana Sora berusaha memenuhi dua harapan ibunya sebelum ibunya meninggal. Yaitu punya banyak teman dan menari balet.
Menonton film ini cukup mengingatkan betapa berharganya seorang ibu. Betapa besarnya kasih sayang ibu. Dan betapa aku ingin hidup bersama ibu until I turn gray. Seperti yang dibilang Sora. Hehe...
Mmmm....nonton film ini sempat teringat pada seorang teman. Hehe, kalau kamu baca, aku sempat inget dirimu lho di tengah-tengah tangisanku. Semangat ya say :) 

Senin, 05 September 2011

Liar Game


Dorama ini kutonton sudah berbulan-bulan yang lalu, jadi dimaafkan saja kalau banyak yang salah karena lupa.
Main Cast:
Toda Erika as Kanzaki Nao
Matsuda Shota as Akiyama Shinichi

Episode:
Season 1 : 11











Season 2 : 9












+ Movie: The Final Stage


















Spoiler:
Menceritakan seorang gadis bernama Nao yang mempunyai sifat sangat sangat sangat jujur, polos, lugu dan agak sedikit bodoh saking polosnya. Dan tanpa disangka-sangka dia terpilih menjadi salah satu peserta di sebuah Game yang bernama Liar Game. Sebuah game yang dipenuhi trik, penghianatan dan liar. Untuk memenangkan tiap stage game ini dibutuhkan trik-trik yang harus benar-benar jitu. Penuh dengan penghianatan antar teman dan persaingan untuk menjadi pemenang. Karena siapa yang kalah maka ia harus keluar dari permainan dan menanggung hutang ratusan juta. Nao berusaha untuk menyusupkan nilai-nilai kejujuran dan saling percaya antar teman untuk menyelesaikan permainan ini. Berhasilkah dia?

Akiyama adalah penipu handal yang baru saja keluar dari penjara. Dia dimintai bantuan oleh Nao untuk menyelesaikan stage pertama permainan. Awalnya dia menolak. Tapi setelah melihat betapa polosnya Nao akhirnya dia menolong. Rencananya dia hanya menolong di stage satu saja. Tapi....ada saja alasan yang akhirnya membuat si Matsuda Shota ini tetap nongol hingga detik terakhir Movienya. Yatta!
Aku sudah agak-agak lupa macam-macam permainannya.
Stage 1 : Masing-masing diberi uang 100million. Yang ingin menang harus bisa mengambil uang 100 million dari lawannya dan jangan sampai kehilangan miliknya sendiri. Dan lawan Nao ternyata adalah orang yang sangat-sangat dipercayai oleh Nao.

Stage 2: Minority Rule. Ada beberapa peserta. Akan ditunjuk satu orang untuk mengajukan pertanyaan. Pertanyaannya sih ngga penting, apa aja boleh. Pokoknya yang cuma ada 2 jawaban yaitu Yes atau No. Jawabannya pun juga ngga harus benar, terserah mau pilih Yes atau No. Yang penting minoritas. Jadi sistemnya seperti voting. Tapi yang menang adalah yang minority. Kalau yang mayoritas kan gampang. Tinggal semuanya aja milih Yes, menang deh. Tapi kalau minority? Dan Nao pun kalah di stage ini. Gara-gara si X!!! Tapi di episode berikutnya masih ada restructuring game.
Disini peserta yang sebelumnya kalah diberi kesempatan untuk kembali. tapi tentu saja harus melewati permainan yang cukup ribet.


Stage 3: Contraband game. Peserta akan dibagi menjadi 2 grup. Namanya negara Fire dan Water. Masing-masing negara punya lemari besi yang berisi uang. Tiap negara diwajibkan mengirim satu perwakilan sebagai pengambil uang, dan negara yang lain mengirimkan satu perwakilan juga sebagai si penjaga perbatasan (lupa istilahnya apa). Itu nanti giliran. Nanti si penjaga perbatasan akan menunggu di sebuah ruangan. Si pengambil uang bertugas ngambil uang di lemari besi negara lawan dan memasukkannya ke dalam koper, berapapun jumlahnya. Nah nanti si penjaga perbatasan akan menebak isi koper itu. Misal dia nebak koper itu kosong, tapi ternyata ada isinya, maka uang yang ada di dalam koper tadi dianggap "berhasil diselundupkan" dan jadi milik si pengambil. Kalau si penjaga ngga bilang kosong alias dia nebak ada isinya dia harus menyebutkan jumlahnya. Kalau misal dia salah sebut bakal ada konsekuensinya, tp kalau benar bakal ada rewardnya (tapi aku lupa detailnya). Dan kalau si penjaga dapet reward maka si pengambil yang bakal dapat pengurangan. Pokoknya seru lah. Apalagi ada musuh besarnya Akiyama (dalam kehidupan nyata. bukan di game)

Stage 4: Main tebak peluru. Jadi ada rolling gun yang lubang pelurunya ada....berapa ya? belasan pokoknya. Peserta diminta memasukkan 3 butir peluru terserah ke lubang nomor berapa. Kemudian setelah peluru masuk, akan dirolling sehingga kedua peserta tidak akan tau dimana letak peluru. Masing-masing akan diberi kesempatan untuk menembakkan pistol itu ke kepalanya sendiri. Beruntung kalau ternyata pas giliran dia lubang pelurunya kosong. tapi kalau isi? tapi tenang saja, tentu saja itu peluru palsu. tapi kalau ketembak ya tetap saja konsekuensinya cukup mematikan. Hutang ratusan juta menanti. Kalau misalnya peserta yang dapet giliran menembak itu merasa bahwa di dalam pistol itu pas giliran dia ada pelurunya maka dia boleh bilang "pass" tapi ngga boleh terus-terusan juga, ada aturannya. Kalau dilihat sepintas main tebak dimana letak peluru dalam rolling gun sepertinya hanya tergantung pada keberuntungan. Ne? Tapi ternyata ada triknya lho. Seru lah.

Stage 5: Nah, Stage yang ini yang ampe sekarangpun aku masih belum ngerti -_-! Poker lah pokoknya.

Stage 6: Permainannya Contraband game, sama dengan stage 3. Tapi di stage ini bukan pakai uang melainkan emas. Tapi trik untuk menyelesaikan stage ini jelas jauh berbeda dengan stage 3. Aturannya juga lebih ribet.

Stage 7: Devil n Angel. Lagi-lagi disini muncul musuh besar Akiyama. Tapi beda dengan yang di season 1 lah orangnya. Dia teman Akiyama waktu di universitas. Alasan dia ikut liar game? Biar ketemu Akiyama lah. Kenapa? Tonton saja. Gamenya....masing-masing peserta akan diberi jam tangan canggih. Hehe, keren juga tuh alat kayak begitu. Bukan jam tangan sih tapi semacam alat untuk menyumbangkan energi. Haha.
Disana disediakan ruangan kecil untuk mengecek status diri. Aduh ribet nih ngejelasinnya. Misal Akiyama sama Nao mengecek statusnya dalam ruangan itu, yang tentu saja tidak akan diketahui orang lain. Akiyama statusnya Devil, Nao Angel. Setelah mereka keluar dari sana mereka harus merahasiakan status mereka. Aturannya, kalau Devil berbagi energi dengan Angel, maka si Angel akan kehilangan satu energinya. Kalau sebelumnya energinya hanya satu berarti kan habis tu, maka si Angel akan jadi devil. Sementara itu si Devil akan dapat satu energi dan menjadi Angel. Kalau Angel berbagi energi dengan Angel maka keduanya akan bertambah satu energi. Kurang lebih begitu lah. Nah, yang tadi itu kan bisa saja si Akiyama berbohong pada Nao biar si Nao mau berbagi energi dengannya. Jadi, sekali lagi, trik sangat-sangat dibutuhkan disini. Dan yang menang adalah yang punya energi terbanyak.

Final Stage: Permainan ini diinspirasi oleh kisah Nabi Adam dan Hawa yang dikeluarkan dari surga karena memakan buah Khuldi. Hehe....
Nah kali ini permainannya pakai Majority Rule. Tapi jangan disangka semudah itu karena rulenya sangat sangat sangat jauh dari Majority Rule pada umumnya (Aku saja pusing).  Disediakan apel 3 warna (bukan apel asli pastinya. bahannya dari apa gitu yang jelas bahan pembuatnya nanti juga akan berperan dalam memecahkan game ini). Ada Silver, Gold dan Red Apple.
Rulenya aku kutip dari AsianMediaWiki by Yukina (ribet soalnya kalau aku yang ngejelasin. Aku sendiri saja harus menonton ulang baru mengerti). Douzo:
1. Masing-masing pemain yang berhasil masuk ke dalam kelompok mayoritas akan mendapat 1million dollars sementara tiap orang di kelompok minoritas akan kehilangan jumlah yang sama, tapi...
2. Kalau semuanya kompak milih Gold/Silver maka masing-masing justru akan kehilangan 1million (jadi kalau pengen menang semua orang harus pilih Red Apple), tapi (lagi)...
3. Jika ada satu orang vote Gold/Silver sementara yang lain Red apples, maka yang vote Gold/Silver tadi akan mendapat 2 million sementara yang lainnya akan kehilangan 1 million dollars
4. Kalau ada satu orang yang vote Red apple sementara sisanya vote Gold/Silver, maka yang milih gold/silver bakal dapet  1 million dan yang milih red apel tadi akan kehilangan 10million. 10 lho ya bukan 1.

5.  Kalau yang memilih Gold/Silver apple lebih dari satu orang & yang milih red apple juga lebih dari satu orang, maka yang milih Red apples akan kehilangan 1million sementara yang milih Gold/Silver akan mendapat 1 million dollars
Jadi, menurut anda, bagaimanakah penyelesaiannya sementara masing-masing orang sedang krisis kepercayaan terhadap teman?

 Ribet kan? haha, susah juga ngejelasinnya. Tonton saja langsung. Dijamin tidak mengecewakan :)

Komentarku:
DORAMA INI SANGAT SANGAT SANGAT KEREEEEENNNNNN!!!!!!

Permainannya seru, membuat orang memutar otak dan melatih kecerdasan. Haha. Apalagi yang season 2, aturan permainannya agak ngga kumengerti. Apalagi yang final stage. Harus kutonton ulang dua kali dulu baru ngeh aturan mainnya. haha

Oke, sekian reviewnya. Fiuh...Review dorama yang paling banyak menghabiskan waktu (untuk mengingat-ngat dan menjelaskan rulenya).
Hehe, inilah saya, suka menghabiskan waktu untuk hal yang tidak penting. -_-!

Ah! Satu lagi. Dorama ini cukup sebagai hiburan saja. Dilarang mempraktekkan karena tergolong judi. heeee....






Matsumoto Jun

Profilnya bisa dicari sendiri. Bejibun tuh di mbah google.

 Bersama Arashi (Ohno Satoshi, Sakurai Sho, Aiba Masaki, Ninomiya Kazunari)





Hehe, foto yang ku aplot waktu jaman muda semua. Usia aslinya 28 tahun 30 Agustus kemaren. Foto yang versi dewasanya udah ganteng (ngga imut lagi). Saya nyari yang imut saja. hehe....
Pertama kali tau yang namanya MatsuJun itu sejak jamannya ngubek-ngubek Toma. Hehe, secara kan mereka dulu satu grup di MAIN (Matsumoto Jun, Aiba Masaki, Ikuta Toma, Ninomiya Kazunari, sebelum akhirnya mbah johnny dengan kejamnya membentuk Arashi dan meninggalkan Toma tanpa debut SAMPAI SEKARANG!!!!!! *maaf, sensi kumat). Jadilah aku tau yang namanya MatsuJun.
Baru bener-bener ngeh yang mana orangnya waktu nonton Gokusen (Reviewnya akan menyusul sebentar lagi). Hehe, Sawada Shin kakkoi :)

Padahal dulu sempat bilang ngga banget sama Arashi. Setelah nonton Maou sama Quiz Show pun tetep ngga banget sama Arashi. Jadi inget waktu dateng ke kosan temen (bukan temen sih sebenernya. cuma SKSD demi minta dorama) dan di tembok kamarnya penuh foto Arashi. Heeee, aku memandangnya dengan tatapan apa-apaan-ini.
Tapi setelah nonton gokusen....
Arashi Arashi for dream!!! *ngutip lirik La Familia.
Mmmm, tapi sepertinya juga masih kurang tepat kalau dibilang aku suka Arashi. Cuma suka beberapa lagunya saja. Yang lumayan tau identitasnya juga cuma Jun. Ohno cuma liat mukanya di Maou. Sho di Quiz show. Nino cuma numpang lewat di Maou. Aiba apalagi, ngga pernah kenal.

Jun ini termasuk Elite membernya mbah Johnny. Dia masuk tanpa audisi. Hooo.....
Ini Pict Jun bersama Toma (tetepp)


Jun-Toma lagi...


Jun-Toma dan Nino di antara  mereka


Jun-Toma lagi, lagi dan lagi


Baru baca beberapa review dorama n movienya.
Kimi wa Petto sepertinya aku tidak mau nonton. Takut ngidam peliharaan kayak begono.
Tokyo Tower sepertinya jg tidak ingin nonton, takut shock.
NB: tapi kalau ada yang nawarin saya tidak akan menolak. hehe

dalam waktu dekat mungkin Hanadan saja. *sudah ada yang menjanjikan :)
*colek2 tetangga kosan