Kenangan adalah usia kedua dari seorang manusia...

Kamis, 18 Agustus 2011

After Today/Someday - IU

I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears

When I feel that I’m getting tired of looking me exhausted,
I want to give all my dreams I’ve kept hard
Every time I feel that I’m lacking in many things more than I have
I lost strength in my legs and drop down

I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears

Everyday I hold out comforting myself “it’ll be alright”
But it makes me afraid little by little
I tell myself to believe in myself, but I don’t
Now I don’t know how longer I can hold out
But wait it’ll come
Although the night is long, the sun comes up

Someday my painful heart will get well
I hope it helps me now.
I hope the God will help me
I don’t have enough confidence more and more to overcome myself

I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
But wait it’ll come
Although the night is long, the sun comes up
Someday my painful heart will get well

                                                                                                                                             Someday… Someday…

...

Mengelus dada, menahan sakit di tenggorokan.
hhhh, sabar sabar...
Biarkan saja, biarkan,
Mencari pengalih perhatian dengan sms orang-orang tersayang. Setidaknya bisa merasakan bahwa aku tidak sendiri, aku tidak sendiri, hanya sedang sedih saja.
Hindari lagu-lagu sedih atau kalau tidak aku tidak akan berani keluar kamar karena pasti ayah ibu akan memandang mataku yang merah dengan aneh.
Ahhh,
lupakan, lupakan,
ntar juga dia akan lupa, begitu jg denganku.
Huh, omongan kok ngga bisa dijaga. Ahhh, aku emosi. Ingat puasa....
Ada lap kah? basah nih....
ahhh, ini entry paling ngga penting ....
ah, biarkan, blog kan mengungkapkan isi hati.
Ahh, orang itu. Lupakan! ayo kita kembali ceria. CERIA!!!!!
Last: Saya benci teman seperti dia

Rabu, 17 Agustus 2011

Death Bell
























Cast:
    Lee Beom-soo as Hwang Chang-wook (teacher) 
    Yoon Jeong-hee as Choi So-yeong (English teacher)
    Nam Gyu-ri as Kang I-na
    Kim Bum as Kang Hyeon
    Son Yeo Eun as Yoon Myong-hyo (I-na's friend)
    Ham Eun-jeong as Kim Ji-won







Mengisahkan tentang pembunuhan berantai murid sekolahan yang diduga dilakukan oleh arwah Kim Ji Won yang meninggal karena dibunuh. Pembunuhan berdasarkan pada ranking di sebuah kelas. Siswa dengan peringkat tertinggi (satu) dibunuh dengan cara dimasukkan ke dalam aquarium yang diisi penuh dengan air. Kemudian disusul oleh siswa dengan peringkat kedua yang dibunuh dengan ditetesi lelehan lilin panas. Kemudian disusul oleh peringkat berikutnya. Dan peringkat kelima adalah Kang I na. Kejadian apa yang akan menimpa I na?

Kang I na dulunya adalah sahabat dekat Kim Ji Won. Beberapa menit terakhir nanti akan terungkap penyebab kematian Kim Ji Won? apakah kaitan kasus pembunuhan itu dengan Kang I na? Lalu kenapa teman-teman sekelas Kang I na dibunuh dengan kejam seperti itu?

Kim Bum disini ceritanya jadi fans beratnya I na (haha) *kenapaakutertawa? Dia jadi anak bandel yang terkenal suka bikin onar. Dia sempat diduga jadi tersangka pembunuhan itu lho. Kok bisa?

Tonton saja :)

Komentarku:
Kurang serem sepertinya. film horor yang berani kutonton tengah malam berarti kurang serem kan? Apalagi yang jadi hantunya Eun Jung. hehe...kan saya suka sama dia sejak Dream High. Eun jung tampak beda sekali disini. Masih cupu, tapi tetep cantik.

Menonton film ini terasa menyenangkan. Tapi di menit 01:04:58 (kurang lebih) semuanya berakhir!!!!
Begitu sampai di adegan ini langsung geser kursor dan liat masih berapa menit film berlangsung. Tidaaakkk!!!  Perjalanan masih panjang tapi kenapa harus berakhir disini???? Huhuhu..... Mulai ngantuk deh nontonnya. Hehe....kenapa? tonton saja...

Emmm, make up nya Gyu Ri tebel banget yak? hehe... *abaikan

Sekian reviewnya. Review lebih lengkap bisa liat di Wikipedia dan sejenisnya (kalimat andalan kalau lagi males review)
Jyaaa!!!

Menertawakan Air Mata

                   Fuh, berdebu...
                   Ada gurat-gurat kehitaman di tanganku saat sekitar 5 menit aku mengobrak-abrik gudang dan mmilah-milah di antara tumpukan buku untuk mencari catatan resep-resep masakan yang sudah kupelajari dari Ibu.
Begitu ketemu aku langsung berlari keluar sambil mengatakan "Akan kubereskan nanti" pada Ibu yang sejenak terdiam melihatku berlari kecil dari kebulan debu di gudang sempit dan pengap itu.
Sesegera mungkin resep yang kudapat sore ini saat menyiapkan buka puasa harus segera kutulis, atau kalau tidak rasa masakanku nanti akan ngalor ngidul karena ada bumbu yang lupa kucatat. haha..
Membolak-balik buku agenda bercoverkan Perpustakaan Umum Kabupaten Magetan (buku yang di dapat ayahku dari kantor) itu untuk mencari lembar kosong yang bisa kuisi.
                             
                            Ketemu!
Bukan....
Bukan lembar kosongnya yang ketemu. Di tengan-tengah sekian banyak resep itu ada beberapa lembar nyempil yang entah kenapa bisa ada di situ, dan....Hm! Tulisannya sangat-sangat jelek. Berantakan, penuh coretan.
Sekian detik aku sempat tercengang menatap tulisan itu. Hah? Kapan aku membuatnya. Dan sejenak kemudian memoriku mulai merangkak menelusuri lorong-lorong ingatan yang panjaaaaanngggg dan berliku. Ceileee....
Ketemu! Tanggal itu! Saat itu.... Dan karena itu...
         
                                Kubolak-balik lagi lembaran-lembaran yang ada di sana. Ada 2 topik yang ada disana. dan ku tulis di dua waktu yang berbeda.
Sebuah tulisan tentang....mmm.....setelah kubaca-baca lagi ku simpulkan saja bahwa topiknya adalah " Apakah aku pantas disebut akhwat?"
Dan tulisan yang kedua topiknya adalah....
Ahhh yang ini tidak ada topiknya. -_-! tulisan 6 halaman ini adalah sebuah surat.
Oke, kita bahas satu persatu.
                          
                            Tulisan yang pertama. "Apakah aku pantas disebut akhwat?". Ini aku sendiri yang menulis tapi menohok sekali saat membacanya kembali. Dan yang pasti tak ketinggalan aku mengangguk sambil berkata "memang". Dan sepertinya pertanyaan itu masih ada sampai sekarang. Kalau boleh menebak tulisan ini ku buat saat sehari sebelum Ramadhan sekitar.....aduh, berapa tahun yang lalu ya, sepertinya sekitar kelas XI atau XII. Hhh.... aku bisa mengingatnya setelah membaca satu kalimat yang berbunyi "ah...sukron atas nasihatnya kemaren ya akhi. ana yang salah". Hhh, di sepanjang perjalanan lorong ingatanku sepertinya tidak pernah ada akhi-akhi yang memprotesku selain satu yang itu. Jadi, kurasa ini adalah saat itu. Hhhh, hanya karena satu kalimat itu, bisa menghasilkan tulisan 2 halaman berurai air mata begini. -_-! Yayaya....Banyak alasan aku menulisnya. Dasar remaja. Sepertinya yang kulakukan itu bukan hal yang salah jika dipandang oleh orang biasa. Tapi karena dia yang memandang, dan kami memang berbeda pandangan, jadi ya.... Hhh, kalau saat itu bukan dia yang mengucapkan mungkin aku biasa saja. Sayangnya...
Ah...whatever lah, yang berlalu biarlah berlalu. Marhaban ya Ramadhan Akh :) -_-!

                            Tulisan yang kedua. Sebuah surat. Merinding saya bacanya. Merinding karena saking bodohnya tulisan yang ku buat ini. Ababil abeeesssssss!!!!
Kalau boleh kutebak *lagi. ini kutulis tahun 2009 setelah pengumuman kelulusan dan sebelum penerimaan mahasiswa baru. Haha.
Sebuah surat yang sepertinya ku rencanakan untuk ku kirim pada seseorang yang ALHAMDULILLAH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! belum sempat dengan bodohnya kukirim. HHHHH!!! SUDAH CUKUP KEBODOHAN YANG KAU LAKUKAN YIP!!!!!! *fiuh...tenangkan dirimu nak.

                           Masih denganb mode merinding kubaca dengan teliti apa yang ku tulis disana sambil tak henti-hentinya aku berpikir betapa labilnya aku saat itu.Dan surat ini juga ku tulis dengan berurai air mata. Aku ingat, dan lagipula ada beberapa bercak tetesan air yang memburamkan beberapa kata disana (di luar sepengendalianku kalau itu iler). Ampuni hambaMu ini Ya Allah. Hhhh..Menarik nafas sekali lagi. Intinya surat ini berisi ucapan terima kasih sekaligus maaf karena sudah mengganggu hidup orang. Wis titik. wegah aku mbahas neh!

*Karena 2 tulisan itu mengingatkanku pada ucapan terima kasih yang sudah 4 tahun belum sempat kuucapkan, dan juga sekaligus teringat kebodohanku karena berani-beraninya mengganggu hidup orang. -_-!

                      Sudah kuduga. Tak selamanya air mata tetap menjadi air mata. Habis gelap terbitlah terang. Habis mendung mungkin saja hujan. Yo!  Seperti itulah kiranya kehidupan. Apa yang dulu kita tangisi mungkin di masa yang akan datang justru akan kita tertawakan. Tapi jangan lupa pula. Bahwa apa yang dulu kita tertawakan, mungkin suatu saat akan kita tangisi. Tiap penggal kisah pasti akan menjejakkan pengalaman. Nee?

                         Aku tertawa. Tertawa membaca kalimat-kalimat polos (cenderung bodoh) yang tertulis disana. Tertawa membayangkan mukaku saat menulisnya. Dan juga tertawa karena sekarang (kalau bukan karena membaca buku itu) aku tidak ingat bahwa pernah mengalaminya. Dan tertawa karena air mata yang sudah kubuang sia-sia karena kejadian itu. Haha....aku tertawa lepas tak peduli akan terdengar oleh ayah/ibuku. Tertawa lepas.....menertawakan air mata.

                       Setelah puas tertawa, kututup lembaran itu tanpa berniat sedikitpun untuk membuangnya. Ah, biar saja. Mungkin suatu saat aku bisa tertawa lagi karenanya. haha
Ahhh, resepku!!!! oke, sekarang lembar kosongnya benar2 ketemu. Semoga ngga ada bumbu yang lupa kutulis karena ingatan yang mungkin sedikit berjatuhan saking kerasnya aku ketawa tadi.

Ahhhh, 17 Agustus!!!! Indonesia jaya!!!!
eh, teringat upacara bendera saat aku kelas XII. Hehe....Kapan ya bisa jadi pasukan pengibar bendera bendera lagi. Jangan-jangan aku sudah lupa aba-abanya. Haha, tapi "yang itu" aku tidak akan lupa :) Upacara yang menyenangkan. Panasnya mataharipun tak terasa. *ababil mode masih tersisa.
Dewasa yip, dewasa -_-! (banyaknya emo ini)
How can I spell
"S_CCESS" without "U"?
Or "H_MBLE"?
or "F_N"?
or "F_T_RE"?
or even
"TR_ST"?
what will I do without "U"?