Kenangan adalah usia kedua dari seorang manusia...

Sabtu, 25 Juni 2011

Seigi no Mikata

10 Episode













Cast:     Shida Mirai as Nakata Yoko
               Yamada Yu as Nakata Makiko
               Mukai Osamu as Yoshikawa Naoki
               Kanata Hongo as Okamoto Riku



Baru membayangkan punya kakak perempuan yang model begini saja sepertinya sudah cukup membuat bulu kuduk merinding. :D

Dorama ini menceritakan tentang seorang gadis berumur 15 tahun  bernama Yoko yang mengalamai hidup yang cukup melelahkan karena mempunyai seorang kakak bernama Makiko dengan sifatnya yang unik. Makiko adalah seorang perfeksionis yang bekerja di kantor pemerintah setelah lulus dari sebuah universitas ternama. Si Makiko ini punya sifat yang cukup unik dan hanya keluarganya sajalah yang mengetahui sifat aslinya. Makiko ini bisa dibilang punya keberuntungan tingkat tinggi karena sifatnya yang unik itu justru bagi orang lain akan tampak begitu mengagumkan sehingga semua orang menyebutnya "Ally of Justice".

Menonton dorama ini cukup menyisakan rasa kasihan melihat betapa susah payahnya Yoko menghadapi kakaknya. Tapi kejadian-kejadian unik yang disebabkan oleh sifat Makiko yang tidak biasa juga cukup membuat orang tertawa sekaligus geleng-geleng kepala. Benar-benar orang yang beruntung, bisa dapat apa yang dia inginkan, sekaligus mendapat sanjungan dari orang lain. Padahal........ *shhhh, kok bisa-bisanya ada orang kayak gitu.Jangan-jangan di antara orang-orang di sekitarku ada yang punya sifat kayak begitu. Atau jangan-jangan aku sendiri. haha....sedikit -_-!


Di samping kisah lucu kakak-beradik ini ada juga kisah Yoko-Riku yang sesekali menjadi selingan "indah" di tengah-tengah hidup Yoko yang cukup mengenaskan. *kemunculan Kanata Hongo juga merupakan selingan indah di tengah-tengah dorama ini. haha.
Tapi sayang akhir cerita mereka kurang begitu menyenangkan.





Dan jangan lupakan Mukai Osamu yang akan berperan sebagai suami Makiko. Kisah pertemuan mereka dan perjalanan mereka hingga menikah juga cukup mengesankan. Sifat unik Makiko juga berperan dalam kisah ini. Dan setelah menjadi suami-istri, Naoki akhirnya mau tak mau tau juga sifat asli istrinya, yang karena suatu kejadian akhirnya mereka memutuskan untuk bercerai. Tapi.....hehe...(tonton saja sendiri)

Pokoknya bakalan banyak cerita konyol yang "ada-ada saja" di dorama ini. Menarik, dan sangat menghibur.

Hanamizuki

Sebuah Film yang diangkat dari lagu berjudul Hanamizuki (Dogwood flower) by Hitoto Yo.












Cast:
Yui Aragaki as Sae Hirasawa.
Toma Ikuta as Kouhei Kiuchi
Osamu Mukai as Junichi Kitami
Misako Renbutsu as Ritsuko Watanabe























Spoiler (Hati-hati kalau mau membaca):


Film ini menceritakan tentang seorang pemuda bernama Kouhei (seorang nelayan desa) yang tanpa sengaja bertemu dengan Sae dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Sae adalah seorang anak perempuan dari keluarga sederhana. Ayahnya meninggal karena penyakit kanker. Sebelum ayahnya meninggal, ayahnya menanam sebuah pohon Hanamizuki di pekarangan rumah Sae. Pohon itu seolah seperti doa dari sang ayah agar putrid satu-satunya itu senantiasa bahagia. Tidak ada keajaiban yang dihasilkan pohon ini memang, tapi pohon ini seolah menjadi saksi dari setiap kisah yang dialami Sae.
Sae dan Kouhei akhirnya berpacaran layaknya anak SMA. Tapi kemudian Sae memutuskan untuk menggapai cita-citanya dengan meneruskan kuliah ke Tokyo. Mau tidak mau Kouhei dan Sae harus berpisah dan menjalani long distance relationship.
Nah, di Tokyo itulah Sae bertemu dengan Jun yang akhirnya menaruh hati pada Sae. Sementara itu di desa, Kouhei ternyata diam-diam disukai oleh temannya yang bernama Ritsuko.
Ceritanya lumayan berliku-liku sampai akhirnya Kouhei menikah dengan Ritsuko. Sementara itu Sae akan menikah dengan Jun. Tetapi sayang, beberapa saat sebelum mereka menikah, Jun yang bertugas untuk meliput suasana perang di suatu tempat akhirnya menjadi korban dan meninggal dunia.
Kemudian cerita akan mulai berputar pada lika-liku kisah cinta Kouhei dan Sae yang akhirnya setelah 10 tahun berpisah dapat bertemu kembali dan akhirnya bisa menjadi sepasang kekasih yang hidup bahagia selamanya.
Intinya, cerita ini mengisahkan bagaimana dua orang manusia dapat bertemu kembali dan bersatu walaupun setelah sekian lama terpisah dan mengalami kisah cinta yang rumit. Maka karena itulah film ini punya kalimat kunci yaitu “May your love bloom a hundred years.” Kira-kira begitulah.

Komentarku:
Aduuuhhhhhh……entah kenapa aku merasa begitu mengantuk menonton film ini. Ngga tau kenapa aku merasa ceritanya terlalu datar. Entahlah, mungkin hanya sekedar subyektivitas aja. Dari segi cast, udah pasti keren lah ya (yaiyalah, ada Ikuta Toma), Dari segi setting cukup menarik, saya suka dogwood tree nya. Bagusssss…..
Disini Toma agak iteman. Secara dia kan actingnya jadi nelayan gitu, jadi wajar lah kalau banyak berjemur matahari.
Oh iya, hm hm hm, ada dua adegan yang menurutku itu termasuk nilai minus. Haha, soalnya saya masih terlalu dini untuk melihat hal2 seperti itu. Haha…..

Jangan lupa download lagunya. Terus terang lagu soundtracknya itu mendukung sekali untuk membuat orang meneteskan air mata. Lagunya keren, bagus, dan sedih. Dan maknanya lumayan dalem.

MAOU

11 Episode



Cast:
Ohno Satoshi as Naruse Ryo/Manaka Tomoo
Ikuta Toma as Serizawa Naoto
Kobayashi Ryoko as Sakita Shiori


Spoiler:
                  Naruse Ryo adalah seorang pengacara yang dijuluki Angel Lawyer karena kehebatannya memenangkan kasus-kasus yang berat. Awal mula pertemuan Naoto dengan Ryo adalah ketika Ryo diminta untuk menjadi pengacara yang membela teman Naoto. Dan dari situlah dimulai rencana balas dendam Ryo pada Naoto yang sudah membunuh adiknya saat mereka masih SMA.

                 Cara Ryo membalas dendam adalah dengan membunuh satu-persatu orang terdekat Naoto. Dan setiap kali Ryo menetapkan seorang target maka ia akan mengirimkan 2 kartu tarot yang tiap pasang kartu memiliki arti tersendiri. Satu kartu dikirim pada Naoto dan kartu yang lain dikirim pada sang korban.
Dan satu hal yang membuat dorama ini menarik adalah cara Ryo membunuh tiap targetnya. Ia tidak pernah menggunakan tangannya sendiri untuk membunuh targetnya. Ia selalu memiliki cara untuk membuat orang lain melakukannya.

                Naoto yang bekerja sebagai detektif kesulitan dalam menemukan pelaku yang sebenarnya. Disinilah peran Shiori muncul. Shiori adalah seorang gadis yang punya kelebihan bisa melihat suatu kejadian melalui benda-benda yang menjadi saksi mati kejadian tersebut. Dan dia juga adalah pemilik toko yang menjual kartu tarot yang digunakan oleh si Ryo. Kebetulan juga, si Shiori ini adalah orang pertama yang menemukan jenazah adiknya Ryo yang dibunuh oleh Naoto saat SMA dulu.

                 Akan banyak hal-hal menarik, mengagetkan dan tidak terduga dari setiap kisah yang ada di tiap episodenya. Intinya, si Ryo ini benar-benar expert dalam hal bunuh membunuh. Haha....Sayang, di akhir cerita si Naoto dan Ryo keduanya harus mati. Dan banyak yang bilang cara matinya Yaoi banget. Hehe

Komenku:
Dorama ini KEEREEEENNNNN!!!!!!

                  Dari segi cast, ngga usah ditanya, kalau ada Ikuta Toma nya pasti ngga bakal jelek.  Untuk Ohno, OMG, ngga pernah nyangka kalau seorang Ohno bisa memainkan karakter se devil ini. Ya ampuuuunnn, ngelihat mukanya Ohno di kehidupan nyata yang kurang meyakinkan itu (agak ngocol dan terlihat sedikit "lemah") ternyata disini dia bisa menyunggingkan senyum yang begitu menyeramkan. Benar-benar dahsyat. Cuma ya itu, lip ice nya ketebelan mas. Masa’ pembunuh ganas kok sempet-sempetnya pakai lip ice. Hoho.

                      Soundtracknya Arashi yang Truth juga ngena banget buat dorama ini. Kesan suram dan sedihnya kerasa.

                      Mmmm, si Shiori ini agak mengganggu menurutku. Hehe, padahal aku berharap ngga ada kisah cinta-cintaan disini. Huh, tapi ternyata ada juga.

                      Toma bakal banyak lari disini. Jadi inget waktu Toma dan Pi ngobrol 6 jam di restoran dan salah satunya adalah ngomongin siapa yang pailing banyak lari, Naoto di Maou atau Ken di Prodai. Haha…. Selain itu dia juga bakal lumayan banyak berwajah sedih, frustasi, kaget, tertekan, dan yang pasti banyak nangis juga.

Proposal Daisakusen

11 Episode


Cast:
Yamashita Tomohisa as Iwase Ken
Nagasawa Masami as Yoshida Rei
Fujiki Naohito as Tada Tetsuya
Eikura Nana as Oku Eri
Hiraoka Yuta as Enokido Mikio
Hamada Gaku as Tsurumi Hisashi
Mikami Hiroshi as the Yosei/Fairy



Spoiler:
           Cerita tentang seorang pemuda yang bernama Iwase Ken yang sangat amat menyesal karena tidak bisa menyatakan perasaan pada teman perempuan yang disukainya yaitu Yoshida Rei. Sampai akhirnya Rei menikah dengan orang lain. Nah, di pesta pernikahan itulah puncak dari penyesalan Ken karena menyaksikan Rei bersanding dengan orang lain.

              Ketika acara pemutaran slide foto, tiba-tiba ruangan yang digunakan untuk pesta pernikahan itu menjadi gelap gulita dan muncullah seorang peri. Peri itulah yang akhirnya membuat Ken bisa kembali ke masa lalu untuk mengubah takdirnya. 

                Bisa dibayangkan sendiri lah, intinya mengisahkan tentang usaha Ken untuk mengubah masa lalu. Masa lalu yang tidak menyenangkan ia ubah menjadi bahagia. Dan karena itu jugalah setiap foto yang diputar di slide akan berubah satu persatu yang tadinya Rei berwajah kesal menjadi sebuah foto yang tampak bahagia.

               Si Ken ini akan kembali ke masa sekarang setiap kali ada yang memotret mereka. Jadi, setiap satu persatu foto yang diputar di slide Ken akan diberi kesempatan kembali ke masa lalu dan ia akan kembali ke masa sekarang jika di cerita masa lalu itu ada yang memotret dirinya. Jadi, bersamaan dengan bunyi klik dan jepretan blitz maka ia akan segera terlempar kembali ke dunia sekarang.

               Satu persatu foto memang bisa diubah oleh Ken, tapi sayang pada akhirnya ia tetap tidak bisa menyatakan perasaannya pada Rei dan Rei tetap bersanding dengan orang lain di hari pernikahan itu.
Tapiiiiiiii, akhirnya si Ken justru menyatakan perasaannya waktu pesta pernikahan itu di hadapan semua orang. Karena itulah akhirnya Rei memilih kabur dari pesta pernikahan dan lari bersama Ken.

              Ada episode special part nya. Disinilah nanti kisah mereka bakal ketemu endingnya. Ya akhirnya si Ken bisa melamar Rei. Huhu, endingnya romantis sekali. Padahal waktu itu lagi sebel sama Nagasawa Masami dan Pi tapi waktu liat adegan melamar itu jadi mewek juga. Haha

Komenku:
             Dari segi cast, kalau Pi ngga usah ditanya lah ya, dengan model rambut yang disini dia tetep keren seperti biasa, tapi untuk Masami, juga seperti biasa aku merasa dia terlalu tua. Apalagi setelah membaca salah satu komentar orang entah dimana aku lupa yang bilang kalau Masami suka grapa-grepe anak Johnny's. haha, subyektif sekali.

             Kalau dari segi cerita, hehe, ya terus terang agak krik-krik juga. Soalnya ya gitu deh, masa’ ada peri-perian segala. Agak GJ lah enurutku. Kurang realistis (tapi ditonton juga) :D

             Ohhoooo, sempet kesel juga nonton dorama ini. Liat Pi alias si Ken itu rasanya pengen ngelempar pake sandal. Habisnya dia itu disini bener-bener cemen, lemah, pengecut banget!!!! Membuat orang benar-benar gemas (bukan gemas lucu tapi gemes pengen getok tu kepala). Rasanya pengen tereak “AYO DONG CEPETANNNNNNNNH!!!!!!!”
-_-!